8 Cara Mencegah Anemia yang Efektif

Terkadang seseorang merasa lelah, lemah  lesu bahkan sakit kepala. Bisa jadi hall tersebut merupakan tanda-tanda anemia. Anemia bisa dialami siapa saja. Dari anak-anak hingga orangtua. Saat kondisi sel darah merah atau hemoglobin dalam tubuh sangat kurang, artinya seseorang mengalami anemia.  Dan jika asupan zat besi kurang, bisa juga terjadi anemia. Kondisi tersebut bisa dicegah. Cara mencegah anemia bisa dilakukan sedini mungkin dan sangat mudah dilakukan.

1. Perbanyak Makanan Mengandung Zat Besi

Pilihlah makanan yang mengandung dan kaya akan zat besi seperti, sayur-sayuran hijau, dading merah, hati, makanan laut dan telur. Bagi ibu yang hamil atau ibu menyusui. Harus menambah porsi makanan berzat besi. Karena asupan yang ibu makan akan berdampak pula pada janin atau anaknya. Dianjurkan pula meminum suplemen zat besi yang diminum tanpa makan terlebih dahulu.

2. Berikan Vitamin C, Folat dan B12 untuk Tubuh

Tubuh sangat memerlukan vitamin untuk daya tahan tubuh dan penyerapan zat besi. Vitamin C terdapat dalam jeruk, brokoli, stroberi, paprika dan bayam selain itu folat juga dibutuhkan tubuh, folat terkandung dalam sereal, roti pisang. Untuk vitamin B12 bisa dengan mengkonsumsi  makanan seperti telur, kerang-kerangan, susu, yogurt, keju, salmon, tuna atau produk kedelai, seperti susu kedelai , edamame dan tahu. Dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, Folat dan B12 menjadi salah satu cara mencegah anemia.

3. Tidak memberikan susu sapi terhadap anak dibawah 1 tahun

Pada sebuah penelitian Committee on Nutrition of the Academy of Pediatrics menjelaskan bahwa orangtua sebaiknya tidak memberikan susu sapi sebelum usia mencapai satu tahu. Karena dalam susu sapi sangat rendah kandungan zat besinya. Susu sapi menyebabkan iritasi usus dan berisiko kehilangan zat besi. Jika anak kekurangan zat besi sejak kecil, maka anak tersebut bisa terkena anemia.

4. Lakukan kombinasi makanan

Kombinasi makanan atau istilahnya food combining adalah mengkombinasikan jenis makanan untuk dikonsumsi. Saat makan bukan berarti memakan satu jenis makanan saja secara berlebihan. Sebaiknya dalam sekali makan ada beberapa jenis makanan . misal, salmon dengan brokoli. Spageti diberi daging dan tomat. Buah segar dengan kismis. Tetaplah pilih makanan yang menambah zat besi agar terhindar dari anemia.

5. Asupan Kalsium

Salah satu asupan yang membantu penyerapan zat besi dengan baik adalah kalsium. Sebaiknya pilih makanan yang berkalsium tinggi. Seperti susu, telur, ikan yang dimasak dengan tulang, bisa juga rebusan tulang sapi, seperti sop buntut.

6. Batasi Konsumsi Kafein

Tidak hanya terkandung di dalam kopi saja, kafein juga terdapat di dalam teh. Seseorang yang sangat suka minum teh sebaiknya mengurangi untuk meminum, karena kafein sangat menghambat penyerapan zat besi. Selain itu batasi pula minuman berenergi atau minuman coklat. Biasakan diri untuk membatasi minuman-minuman tersebut agar terhindar dari anemia.

7. Masak dengan Perlengkapan Masak dari Besi

Saat akan memasak makanan sebaiknya memilih bahan masak yang terbuat dari besi. Dengan peralatan dari besi membantu memaksimalkan pengeluaran asam dari dalam makanan.

8. Hindari Alkohol dan Rokok

Alkohol berakibat pada rusaknya ginjal jika dikonsumsi terus menerus. Jika ginjal rusak maka produksi zat kimia akan melambat dan tentu sel darah merah pada sumsum pun menurun. Artinya sel darah merah menjadi terganggu pula. Hal ini memicu anemia. Merokok tentu tidak baik bagi kesehatan tubuh. Racun dalam rokok menyebar ke dalam darah tentu akan mengganggu penyerapan nutrisi tubuh, terutama zat besi.

Setelah mengetahui cara mencegah anemia, sebaiknya lakukan pencegahan agar terhindar dari anemia. Karena dengan melakukan pencegahan maka meminimalisir penyakit. Dan tubuh menjadi lebih sehat.