Cara Menjaga Kesehatan Telinga Untuk Pengguna Earphone Berikut Bisa Di Terapkan

Hobi dengerin musik lewat earphone? Lebih syahdu dan khidmat daripada mendengarkannya melalui speaker. Kamu jadi bisa fokus dengan satu suara, nggak bercampur-campur sama suara lainnya. Tapi, resikonya, kalo lagi pake earphone, kamu bakal susah denger jika dipanggil atau diajak ngobrol. Resiko lainnya, yang lebih parah, yaitu kehilangan pendengaran karena terlalu sering menggunakan earphone. Bagaimana cara menjaga kesehatan telinga untuk pengguna earphone agar terhindar dari resiko-resiko tersebut?

Earphone adalah salah satu aksesoris gadget yang nggak kalah penting dari gadget itu sendiri. Kenapa begitu? Pasalnya, benda tersebut bisa membantu kamu lebih fokus ketika mendengarkan musik, menonton serial favorit dan sebagainya. Tapi, menggunakan earphone dalam jangka panjang dapat memicu berbagai masalah pada telinga kamu.  Maka dari itu, sebaiknya ikuti aturan atau tips menjaga kesehatan telinga berikut agar penggunaan earphone nggak berdampak buruk bagi indera pendengaranmu:

1. Pilih Earphone Berkualitas Tinggi

Ada beberapa jenis earphone yang dijual di pasaran. Ada yang bisa menghambat kebisingan, sehingga kamu akan memperoleh kualitas suara nan lebih baik tanpa harus meninggikan volume. Ada pula yang memungkinkan masuknya suara bising dari luar. Hal ini tentu membuat kamu harus menaikkan volume terlebih dulu supaya memperoleh kualitas suara yang baik.

Nah, earphone yang berkualitas tinggi biasanya punya ciri-ciri yang pertama tadi. Demi kesehatan telingamu, mending beli yang itu. Emang agak mahal, sih, tapi daripada harus keluar uang banyak untuk mengobati gangguan telinga yang diakibatkan oleh earphone berharga murah?

2. Bersihkan Earphone Secara Rutin

Earphone yang kamu gunakan bisa jadi sarang bakteri, loh. Oleh karena itu, harus dibersihkan secara rutin, minimal seminggu sekali. Caranya mudah, kok! Kamu hanya perlu menyiapkan sikat gigi, cotton bud dan alkohol. Sikat permukaan earphone sampai kotorannya hilang. Lalu, ambil cotton bud yang sudah dicelupkan pada cairan alkohol dan sapukan di area luar serta kabel earphone.

Kamu yang menggunakan earphone dengan silikon bisa mempraktikkan metode berikut. Siapkan air hangat yang telah diberi sabun cuci, lap kering dan sikat gigi. Lepas silikon earphone, lalu rendam dalam air hangat yang dicampur sabun selama beberapa menit sebelum dikeringkan dengan lap. Setelah itu, pakai sikat gigi untuk membersihkan bagian earphone yang nggak boleh kena air.

3. Kurangi Volume Suaranya

Menurut WHO (World Health Organization) mendengarkan musik dengan volume yang terlalu kencang dapat membuat seseorang kehilangan pendengarannya. Disebutkan pula, 1,1 juta orang yang ada di rentang usia 12-35 tahun beresiko mengalami tuli akibat hal tersebut.

MRC Institute of Hearing Research menyebutkan, suara yang diterima ketika seseorang mendengarkan musik lewat earphone adalah 95-105 desibel. Nah, suara yang dihasilkan manusia saat berbicara umumnya hanya 60 desibel dan ukuran itu nggak bikin kamu mengalami masalah pendengaran.

Sedangkan suara bulldozer yang biasanya mencapai 85 desibel bisa mengakibatkan kerusakan permanen setelah 8 jam. Jadi, bisa dikatakan bahwa suara yang dihasilkan earphone lebih kencang daripada suara bulldozer. Itu berbahaya, loh! Suara yang kencang bisa merusak rambut halus di dalam telinga alias stereocilia dan menyebabkan pendengaranmu tidak berfungsi.

Selain membatasi pemakaiannya, kamu juga harus memastikan volume earphone yang didengarkan nggak lebih dari 60%.

4. Jauhkan Earphone dari Paparan Kuman

Supaya tidak terkena kuman, hindari meletakkan earphone di tempat sembarangan, misalnya di atas meja yang berdebu, di bawah bantal dan sebagainya. Kamu juga harus menghentikan kebiasaan meminjam-minjamkan earphone kepada orang lain. Sebab, hal itu bisa mempermudah bakteri berpindah. Cara menjaga kesehatan telinga untuk pengguna earphoneini tidak boleh kamu lewatkan, ya!

5. Jangan Memakai Earphone Secara Berlebihan

Semua hal yang berlebihan itu nggak baik, termasuk penggunaan earphone. Terlalu lama memakai alat tersebut bisa membuat kamu mengalami infeksi telinga, loh! Batasi penggunaannya, maksimal 60 menit. Jika lebih dari itu bisa berpotensi mengurangi kemampuan indera pendengaranmu. Nggak mau, kan, mengalaminya?

6. Bersihkan Telinga Secara Berkala

Bagi kamu yang kerap menggunakan earphone, membersihkan telinga adalah suatu kewajiban yang haram untuk dilewatkan. Sebab, earphone bisa menghalangi kotoran telinga untuk keluar. Bila kotoran tersebut menumpuk, akan memicu terjadinya infeksi.

Guna mencegahnya, bersihkan telinga bagian luar dengan cotton bud atau lap basah. Hindari memasukkan cotton bud ke dalam liang telinga karena justru dapat mendorong kotoran masuk lebih dalam. Sebaiknya, gunakan baby oil atau obat tetes khusus sebelum membersihkannya supaya kotoran telinga melunak.

Apabila frekuensi pemakaian earphone tinggi, kamu harus memperhatikan kondisi telingamu. Cara menjaga kesehatan telinga untuk pengguna earphone di atas bisa kamu terapkan. Jangan biarkan kebiasaanmu tersebut mengganggu fungsi salah satu indera yang penting bagi kelangsungan hidupmu, ya!

5 Pilihan Olahraga yang Dapat Dilakukan Ketika Lutut Sedang Sakit

Saat lutut sedang sakit, berolahraga mungkin bakal terasa mustahil buat dilakukan. Sebab, kaki jadi bagian yang bertugas untuk menopang tubuh, bukan? Selain itu, kamu pasti juga takut untuk menjalankan exercise seperti biasa karena resiko mengalami cedera tentunya semakin besar.  Tapi, tenang! Ada, loh, beberapa jenis olahraga yang dapat dilakukan ketika lutut sedang sakit. Bahkan, bisa meringankan rasa sakit yang kamu rasakan. Apa saja, tuh?

Olahraga Untuk Lutut yang Sedang Sakit

Bagi kamu yang terbiasa berolahraga, pasti absen melakukannya sehari saja badanmu udah terasa tidak enak. Tapi, gimana kalo alasan untuk nggak olahraga itu karena ada bagian tubuhmu yang sedang bermasalah? Lutut, misalnya.

Namun, lutut yang sedang sakit nggak akan jadi hambatan bagimu untuk berolahraga jika latihan yang kamu pilih nggak berbahaya. Seperti rekomendasi olahraga yang bisa dijalankan saat lututmu sedang sakit berikut:

1. Bersepeda

Selain membantu menjaga kesehatan jantung dan melancarkan aliran darah, bersepeda ternyata aman, loh, buat kamu yang tengah mengalami sakit lutut. Meski melibatkan bagian tubuh tersebut, tapi olahraga ini nggak memberi tekanan apapun, sehingga nggak akan memperparah kondisinya.

Guna memastikan tidak ada tekanan pada lutut, kamu harus menaikkan jok sepeda dan menghindari turunan atau tanjakan curam. Di samping sepeda biasa, kamu juga dapat menggunakan sepeda statis. Tapi, jangan terlalu cepat, ya, menggowesnya untuk mencegah masalah pada lututmu semakin memburuk.

2. Berenang

Berenang adalah salah satu jenis latihan kardio yang sangat baik untuk kesehatan organ jantung dan paru-paru. Berenang juga ampuh untuk melatih otot perut dan dada serta membakar kalori dalam waktu singkat. Selain itu, olahraga tersebut mampu meningkatkan kekuatan otot lutut, loh! Jadi, bisa banget dilakuin pas lututmu lagi sakit.

Ketika berenang, kakimu akan mengapung di air dan tidak menyokong beban tubuh. Sehingga, lututmu bakal terhindar dari rasa sakit.

3. Pilates

Pilates merupakan olahraga yang bermanfaat untuk memperbaiki postur tubuh dan meningkatkan kekuatan inti serta keseimbangan otot. Di samping mampu menyehatkan tubuh, pilates juga dapat membantu meredakan bagian tubuh yang sedang bermasalah.

Bahkan, olahraga ini sangat cocok untuk para wanita yang tengah mengalami sakit lutut. Bila dilakukan dengan tepat, banyak sekali manfaatnya. Antara lain, membenahi postur tubuh, tonus otot, mobilitas sendi juga mengatasi stress.

Takut mempraktikkannya sendiri? Ke kelas pilates aja! Di sana pasti ada instruktur khusus yang bakal membimbingmu melakukannya.

4. Step Touches

Olahraga yang dapat dilakukan ketika lutut sedang sakit berikutnya adalah step touches. Olahraga yang sederhana ini biasanya diawali dengan tempo yang lambat dan semakin lama semakin bertambah kecepatannya.

Untuk melakukan step touches, kamu bisa berdiri tegak dengan kaki dibuka lebar, selebar bahu. Ayunkan kaki kanan selangkah ke kiri dan kaki kiri ke arah kiri. Lakukan secara bergantian dengan melangkah ke kanan serta ke kiri dengan langkah yang lebih besar. Usahakan posisi kakimu tidak menekuk, ya! Ulangi selama kurang lebih 60 detik.

5. Harmstring Curl

Olahraga yang dapat dilakukan ketika lutut sedang sakit ini sangat aman dilakukan, sebab selain mampu memperkuat harmstring (otot di belakang paha) dan glutes (otot pantat), harmstring curl juga dapat mengatasi rasa sakit di sendi lutut. Untuk mengawalinya, silakan berdiri di belakang kursi seraya memegang punggung kursi guna menjaga keseimbangan. Kemudian, lutut kanan ditekuk dan kaki diangkat ke belakang. Ulangi sebanyak 10 kali sebelum ganti ke kaki yang lain.

Mana kah yang bakal kamu coba di antara olahraga yang dapat dilakukan ketika lutut sedang sakit di atas? Tapi, ingat, ya, jangan menerapkannya secara asal-asalan agar tidak membuat kondisi lututmu yang sedang sakit bertambah parah.

Diet Untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi Yang Baik Dan Bisa Dicoba

Bagi penderita darah tinggi dan juga mengalami kendala obesitas tentunya memang memerlukan adanya kegiatan untuk diet atau menurunkan berat badan. Badan yang memiliki berat berlebih tentunya memang menimbulkan banyak masalah kesehatan dan tentunya menurunkan tingkat percaya diri. Nah, dalam artikel berikut akan dibahas mengenai diet untuk penderita tekanan darah tinggi yang baik dan bisa dicoba.

Ada banyak sekali jenis dan metode diet yang tersebar di seluruh penjuru dunia, namun untuk diet khusus bagi penderita tekanan darah tinggi memang ada tersendiri. Apa saja pantangan, metode, cara dan anjurannya untuk diet bagi penderita tekanan darah tinggi. Berikut adalah ulasan mengenai diet untuk penderita tekanan darah tinggi yang baik dan bisa dicoba.

1. Kurangi Penggunaan Garam

Melakukan pengurangan dan penjagaan jumlah garam yang masuk termasuk garam meja atau MSG memang perlu diperhatikan. Bagi penderita hipertensi memang pembatasan konsumsi garam sangat diperlukan karena garam bisa meninggikan tekanan darah tinggi. Ganti garam dengan memasukan rempah-rempah agar makanan semakin lezat dan masih berasa.

Gunakan jahe, bawang putih, bawang merah, laos, merica, lada atau herbal lainnya untuk memperkaya sajian makanan yang ada.  Selain membatasi penggunaan garam untuk menjaga tekanan darah tentunya bisa untuk menurunkan berat badan. Asal semuanya harus dilakukan dengan konsisten ya.

2. Kurangi Makanan Yang Digoreng

Makanan yang digoreng memang lezat dan nikmat, namun tentu memberikan dampak yang kurang sehat. Lemak jenuh akan dihasilkan dari metode penggorengan karena jumlah minyak yang digunakan. Nah, hal ini tentu saja bisa menambah kemungkinan kolestrol bagi penderita hipertensi.

Maka dari itu, coba untuk mengurangi makanan yang langsung digoreng. Pilihlah makanan yang dipanggang atau direbus saja agar penggunaan minyaknya bisa lebih diminimalisir. Rasa makanan yang direbus atau dipanggang tentu saja tetap bisa enak dan lezat loh, jangan lupa tambahkan sayurannya.

3. Kurangi Makan Cemilan

Camilan memang ringan, enak, gurih dan tentunya menggoda apalagi yang memiliki rasa asin dan tambahan rasa lainnya. Namun tahukah bahwa makan camilan secara berlebihan itu sangat tidak baik apalagi jika tanpa batasan ya. Kandungan gula, garam, karbohidrat tidak kompleks yang ada sangat banyak ya.

Selain itu camilan yang ada biasanya mengandung banyak kalori yang sebenarnya tidak mengenyangkan ketika selesai dimakan. Maka dari itu lebih baik untuk mengganti camilan yang ada dengan buah-buahan. Hiduplah dengan sehat agar terhindar dari darah tinggi atau kegemukan yang mengintai.

4. Konsumsi Sayuran Dan Kacang-kacangan

Bagi penderita darah tinggi dan obesitas yang ingin menurunkan berat badan memang jangan sampai malas untuk makan sayuran dan kacang-kacangan ya. Sayuran hijau seperti sawi, brokoli, kembang kol, sayur, kedelai dan lainnya itu sangat baik untuk kesehatan. Protein nabati yang terkandung didalamnya bisa menjaga kadar tekanan darah dan bisa untuk pemenuhan protein bagi yang menjalani diet.

Sayuran yang ada bisa ditumis ringan atau direbus agar tidak kehilangan banyak vitaminnya. Sedangkan untuk kacang-kacangannya bisa dikonsumsi dengan direbus dan dijadikan camilan pengganti snack. Lakukan secara konsisten ya untuk hasil yang terbaik.

5. Konsumsi Susu Dan Yogurt

Penggunaan atau konsumsi yogurt dan susu untuk menjadi menu harian bagi penderita tekanan darah tinggi yang sedang diet memang sangat baik. Kandungan dari yogurt dan susu yang memiliki banyak protein, vitamin dan mineral memang cocok untuk menunjang kesehatan. Setidaknya lakukan kegiatan meminum susu atau yogurt sekali dalam sehari.

Nah diatas adalah beberapa tips mengenai diet untuk penderita tekanan darah tinggi yang baik dan bisa dicoba. Konsumsi makanan diatas secara teratur dan konsisten untuk memberikan hasil yang terbaik. Selamat mencoba!

9 Cara Mengurangi Nyeri Haid yang Mudah dilakukan

Cara mengurangi nyeri haid bisa dilakukan dengan mengenali penyebab nyeri haid. Saat dinding rahim berontraksi untuk menggugurkan darah. Saat menstruasi seorang wanita memproduksi hormone prostaglandin. Jika berlebihan maka nyeri yang ditimbulkan semakin besar. Prostaglandin juga menyebabkan mual, diare, dan sakit kepala.

1. Konsumsi Air Putih

Nyeri haid melanda, cobalah tetap untuk meminum air putih dengan irisan lemon untuk kebutuhan cairan dalam tubuh. Saat berkativitas , tubuh tetap butuh cairan untuk metabolisme. Dengan minum air putih hangat bisa melegakan sedikit nyeri saat haid.

2. Kompres Perut

Cobalah untuk mengkompres perut dengan air hangat. Masukkan air hangat ke dalam botol kaca dan tempelkan di sekitar area perut. Tempelkan pula di tempat yang terasa nyeri. Dengan begitu akan sedikit membantu meredakan nyeri saat haid. Bisa juga dengan mandi air hangat agar tubuh dan pikiran terasa lebih baik.

3. Makan Makanan Bergizi

Biasanya saat nyeri haid melanda akan mengurangi nasfu makan. Padahal jika tidak makan akan berakibat pada sakit yang lebih parah lagi. Tetaplah untuk sarapan pagi dengan makanan yang bergizi seperti makanan yang kaya akan serat dan rendah lemak, sayuran, kacang-kacangan, buah-buahan. Segelas susu kedelai hangat juga bisa menambah gizi untuk tubuh tetap beraktivitas saat nyeri.

4. Lakukan Olahraga Ringan

Cara mengurangi nyeri haid dengan melakukan olahraga ringan, seperti jalan-jalan, lari kecil, senam ringan atau bersepeda. Saat melakukan aktivitas, tubuh menghasikan hormone endrofin yang membuat suasana hati menjadi senang. Dengan begitu nyeri haid akan mereda.

5. Aktif Bergerak

Nyeri haid membuat tubuh malas untuk bergerak, jangan sampai dengan kemalasan yang melanda tersebut membuat nyeri yang semakin parah di area perut. Justru saat kita bergerak tentu nyeri perut akan terabaikan. Lakukan kegiatan rumah misal membersihkan rumah, berkebun agar tubuh tetap segar serta nyeri pun mereda.

6. Pijatan untuk Tubuh

Tubuh akan lebih baik dan nyaman jika dipijat. Sensasi pijatan menjadikan otot dan sendi menjadi lentur dan mengurangi rasa nyeri yang ada di perut. Bisa juga dengan pijatan kaki, tangan dan punggung.  

7. Minum Jamu Kunyit Asam

Khasiat dari jamu kunyit asam adalah meredakan nyeri haid. Jamu tersebut bisa dibuat sendiri di rumah dengan merebus sedikit kunyit serta asam jawa. Jika air rebusan sudah mendidih tinggal saring lalu sajikan. kunyit asam diminum selagi masih hangat agar nyeri mereda.

8. Konsumsi Vitamin D

Salah satu faktor adanya nyeri saat haid adalah kurangnya mengkonsumsi vitamin D. kandungan vitamin D dapat mengurangi kram perut. Vitamin D bisa dijumpai pada makanan berupa hati sapi.  Namun, harus berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter adakah batasan dalam mengkonsumsi vitamin D

9. Hindari Stres

Kondisi nyeri haid akan lebih parah jika pikiran sedang stres. Maka saat haid, sebaiknya hindari stres dengan mengalihkan keadaan. Setiap orang punya kebiasaan masing-masing untuk mengurangi stres, misal menonton film, jalan-jalan, mendengarkan lagu atau membaca buku.

10. Beri Obat Pereda Nyeri

Karena prostaglandin terproduksi banyak dan akbitanya menyebabkan nyeri yang tak tertahankan maka harus segera meminum obat pereda nyeri. Dengan begitu bisa mengurangi nyeri saat haid. Jika terasa lemas cobalah untuk beristirahat dan menunggu obat bereaksi.

11. Hubungi Dokter Jika Nyeri Terus-Menerus

Hubungi dokter jika terjadi nyeri haid yang berkepanjangan. Karena jika nyeri semakin menjadi maka aktivitas akan terganggu serta menjadi malas minum dan makan. Berakibat kekurangan gizi serta cairan. Dengan pergi ke dokter segera akan lebih membantu meredakan nyeri haid.

Seorang wanita yang mengalami PMS (Premenstrual Syndrome) harus mencari cara mengurangi nyeri haid. Agar aktivitas harian tetap lancar dan tidak terganggu. Dengan mengutamakan hal tersebut, maka nyeri haid bisa teratasi.

8 Cara Mencegah Anemia yang Efektif

Terkadang seseorang merasa lelah, lemah  lesu bahkan sakit kepala. Bisa jadi hall tersebut merupakan tanda-tanda anemia. Anemia bisa dialami siapa saja. Dari anak-anak hingga orangtua. Saat kondisi sel darah merah atau hemoglobin dalam tubuh sangat kurang, artinya seseorang mengalami anemia.  Dan jika asupan zat besi kurang, bisa juga terjadi anemia. Kondisi tersebut bisa dicegah. Cara mencegah anemia bisa dilakukan sedini mungkin dan sangat mudah dilakukan.

1. Perbanyak Makanan Mengandung Zat Besi

Pilihlah makanan yang mengandung dan kaya akan zat besi seperti, sayur-sayuran hijau, dading merah, hati, makanan laut dan telur. Bagi ibu yang hamil atau ibu menyusui. Harus menambah porsi makanan berzat besi. Karena asupan yang ibu makan akan berdampak pula pada janin atau anaknya. Dianjurkan pula meminum suplemen zat besi yang diminum tanpa makan terlebih dahulu.

2. Berikan Vitamin C, Folat dan B12 untuk Tubuh

Tubuh sangat memerlukan vitamin untuk daya tahan tubuh dan penyerapan zat besi. Vitamin C terdapat dalam jeruk, brokoli, stroberi, paprika dan bayam selain itu folat juga dibutuhkan tubuh, folat terkandung dalam sereal, roti pisang. Untuk vitamin B12 bisa dengan mengkonsumsi  makanan seperti telur, kerang-kerangan, susu, yogurt, keju, salmon, tuna atau produk kedelai, seperti susu kedelai , edamame dan tahu. Dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, Folat dan B12 menjadi salah satu cara mencegah anemia.

3. Tidak memberikan susu sapi terhadap anak dibawah 1 tahun

Pada sebuah penelitian Committee on Nutrition of the Academy of Pediatrics menjelaskan bahwa orangtua sebaiknya tidak memberikan susu sapi sebelum usia mencapai satu tahu. Karena dalam susu sapi sangat rendah kandungan zat besinya. Susu sapi menyebabkan iritasi usus dan berisiko kehilangan zat besi. Jika anak kekurangan zat besi sejak kecil, maka anak tersebut bisa terkena anemia.

4. Lakukan kombinasi makanan

Kombinasi makanan atau istilahnya food combining adalah mengkombinasikan jenis makanan untuk dikonsumsi. Saat makan bukan berarti memakan satu jenis makanan saja secara berlebihan. Sebaiknya dalam sekali makan ada beberapa jenis makanan . misal, salmon dengan brokoli. Spageti diberi daging dan tomat. Buah segar dengan kismis. Tetaplah pilih makanan yang menambah zat besi agar terhindar dari anemia.

5. Asupan Kalsium

Salah satu asupan yang membantu penyerapan zat besi dengan baik adalah kalsium. Sebaiknya pilih makanan yang berkalsium tinggi. Seperti susu, telur, ikan yang dimasak dengan tulang, bisa juga rebusan tulang sapi, seperti sop buntut.

6. Batasi Konsumsi Kafein

Tidak hanya terkandung di dalam kopi saja, kafein juga terdapat di dalam teh. Seseorang yang sangat suka minum teh sebaiknya mengurangi untuk meminum, karena kafein sangat menghambat penyerapan zat besi. Selain itu batasi pula minuman berenergi atau minuman coklat. Biasakan diri untuk membatasi minuman-minuman tersebut agar terhindar dari anemia.

7. Masak dengan Perlengkapan Masak dari Besi

Saat akan memasak makanan sebaiknya memilih bahan masak yang terbuat dari besi. Dengan peralatan dari besi membantu memaksimalkan pengeluaran asam dari dalam makanan.

8. Hindari Alkohol dan Rokok

Alkohol berakibat pada rusaknya ginjal jika dikonsumsi terus menerus. Jika ginjal rusak maka produksi zat kimia akan melambat dan tentu sel darah merah pada sumsum pun menurun. Artinya sel darah merah menjadi terganggu pula. Hal ini memicu anemia. Merokok tentu tidak baik bagi kesehatan tubuh. Racun dalam rokok menyebar ke dalam darah tentu akan mengganggu penyerapan nutrisi tubuh, terutama zat besi.

Setelah mengetahui cara mencegah anemia, sebaiknya lakukan pencegahan agar terhindar dari anemia. Karena dengan melakukan pencegahan maka meminimalisir penyakit. Dan tubuh menjadi lebih sehat.

Fungsi Lidah Buaya Bagi Kesehatan yang Dipercaya Hingga Kini

Lidah buaya (aloe vera) dikenal sebagai salah satu tanaman dengan manfaat yang beragam. Khasiatnya sudah dipercaya sejak berabad-abad, mulai dari kesehatan hingga kecantikan. Tanaman yang mudah didapat ini dapat diolah menjadi berbagai panganan dan minuman yang dapat dinikmati berbagai kalangan, dimanfaatkan sebagai bahan utama dalam produk kecantikan, dan masih banyak lagi mengingat fungsi lidah buaya bagi kesehatan yang melimpah.  Lidah buaya terdiri dari dua bagian yakni gel dan getah.

Dalam lidah buaya terdapat kandungan mineral dan antioksidan yang tinggi. Tak ketinggalan kandungan vitamin E, C, B, asam folat, serta B12 yang baik untuk kesehatan. Oleh karena itu lidah buaya bisa dijadikan alternatif untuk mengobati penyakit tertentu dan meningkatkan kualitas kesehatan seseorang. Berikut beberapa fungsi lidah buaya bagi kesehatan.

1. Mempercepat Penyembuhan Luka

Kalsium dan antioksidan yang terdapat dalam lidah buaya mampu mempercepat pembelahan sel keratinosit yang dapat memperkuat jaringan kulit. Oleh karena itu lidah buaya bisa mempercepat penyembuhan luka dan meredakan gejala pada kulit seperti radang, gatal, iritasi, serta ruam. Bahkan dapat juga memberi bantuan cepat dalam mengatasi masalah dermatitis yang lebih serius seperti luka bakar dan regenerasi kulit. Hal ini karena material dalam lidah buaya memiliki kemampuan mencegah kerusakan yang disebabkan sinar UV sehingga area yang terjangkit dapat sembuh lebih cepat. Saat ini juga banyak produk dengan lidah buaya yang diklaim mampu mengurangi jerawat, karena lidah buaya banyak mengandung khasiat antimikroba dan anti radang.

2. Merawat Kesehatan Mulut & Gigi

Mengolah lidah buaya untuk berkumur dapat mengurangi risiko mengalami radang gusi, menghilangkan plak, juga sebagai antibakteri dan antimikroba. Selain itu khasiat lidah buaya bisa membantu menghaluskan, melembabkan, dan membuat bibir terlihat merah alami. Penggunaannya mudah hanya dengan mengoleskannya pada bibir secara teratur.

3. Menstabilkan Kadar Gula Darah

Mengendalikan kadar gula darah pada penderita diabetes juga salah satu fungsi lidah buaya bagi kesehatan. Ekstrak lidah buaya mampu menyerap gula dari makanan atau minuman yang baru saja dikonsumsi. Sebuah uji klinis dilakukan pada 72 wanita yang memiliki diabetes tanpa obat, diberikan gel lidah buaya satu sendok makan selama enam minggu. Hasilnya kadar glukosa darah mengalami penurunan yang cukup signifikan.

4. Merawat Rambut

Lidah buaya dikenal kaya akan manfaat untuk rambut. Lidah buaya bisa menghitamkan rambut dan membuat rambut terlihat lebih berkilau, menebalkan rambut, serta menguatkan akar rambut dan mengurangi ketombe. Cara penggunaannya bisa dengan menjadikan lidah buaya sebagai masker kemudian mengoleskannya pada kulit kepala, batang hingga ujung rambut. Bisa juga dicampur dengan shampoo. Pengguunaan pada bayi biasanya akan digundul terlebih dahulu dan dioleskan agar pertumbuhan rambutnya cepat dan memiliki rambut yang tebal.

5. Meningkatkan Kekebalan & Memperlancar Pencernaan

Lidah buaya baik untuk membantu menyerap vitamin dan mineral dalam tubuh. Dengan penyerapan yang sempurna, kekebalan tubuh bisa menangkal berbagai bakteri dan virus yang menyerang tubuh. Enzim yang dimiliki lidah buaya bisa memecah protein menjadi asam amino. Selain itu enzim diubah menjadi bahan bakar bagi sel tubuh agar berfungsi dengan lebih baik. Terlebih, kandungan air yang tinggi dalam lidah buaya bisa merangsang gerakan peristaltik pada usus sehingga BAB dapat lebih lancar. Efek pencahar yang terdapat dalam lidah buaya bisa membantu detoksifikasi yang dapat mencegah penimbunan lemak dan mengeluarkan kotoran dalam tubuh yang seharusnya dikeluarkan setiap hari agar tidak menumpuk menjadi penyakit. 

Demikian fungsi lidah buaya bagi kesehatan yang begitu banyak. Bahannya bisa diolah menjadi jus, masker, es campur, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu lidah buaya kini menjadi tanaman yang paling dicari untuk pengobatan alternatif, perawatan rambut dan kulit serta menjaga kesehatan.