5 Negara yang Pecah karena Perang dan Sejarahnya yang Wajib Tahu

Sebuah negara memiliki riwayat sejarah masing-masing. Ada yang berdiri dan makin berkuasa hingga kini. Ada pula yang akhirnya berdaulat dan merdeka. Dan ada yang pecah karena perang. Negara yang pecah karena perang merupakan sebuah negara yang memang  terjadi karena adanya pemisahan wilayah atau penggabungan wilayah.

1. Jerman

Merujuk pada sejarah, dahulu Jerman merupakan negara kekaisaran. Kemudian setelah perang dunia II akhirnya wilayah Jerman terbagi menjadi dua, Jerman Barat dengan Republik Federasi Jerman dan Jerman Timur dengan sebutan Republik Demokrasi Jerman. Ideologi yang berbeda tersebut yang telah memisahkan Jerman pada saat perang dunia.

Hingga di tahun 1990 akhirnya jerman bersatu kembali dengan nama Republik Federasi Jerman yang terdiri dari 39 Federasi yang berdaulat. Dan menjadikan Berlin sebagai ibu kota negara Jerman. Dari Jerman lah lahir para filsuf yang pemikirannya mampu mempengaruhi dunia, seperti Kalr Marx, Hegel, Martin Luther. Jerman juga terkenal dengan sejarah kelamnya tentang Hittler pendukung Nazi pernah sangat berpengaruh di Jerman.

2. Korea

Korea pernah dijajah oleh Jepang hingga perang dunia ke II berlangsung. Setelah Jepang melemah, justru Korea dikuasai oleh Uni Soviet dan Amerika Serikat. Pada tahun 1945 wilayah Korea akhirnya dibagi menjadi dua berdasarkan garis lintang 38 derajat yang sejajar. Di wilayah selatan dikuasai oleh Amerika yang akhirnya berdirilah Republik Korea.

Sedangkan wilayah utara yang dikuasai oleh Uni Soviet akhirnya berdiri pula negara Korea dengan sebutan Republik Demokratik Rakyat Komunis. Selanjutnya di Tahun 1950 Korea Utara berusaha menyerang Korea Selatan. Namun akhirnya digagalkan oleh PBB. Upaya PBB untuk mempersatukan Korea ternyata mengalami hambatan, karena hingga saat ini Korea Selatan dan Korea Utara tetap berseteru.

3. Uni Soviet

Dahulu terjadi revolusi kekaisaran Rusia, maka runtuhlah kekaisaran Rusia tersebut dan tahun 1922 berdirilah Uni Soviet. Lenin merupakan pemimpin pertama yang menganut paham komunis sosialis. Setelah itu digantikan oleh Stalin yang pada masa itu melewati proses industry besar-besaran. Dengan kekuasaan Stalin yang sangat tirani hingga menjadi salah satu negara adidaya di dunia. Setelah berganti kepemimpian oleh Gorbachev dan mengeluarkan kebijakan glasnost dan perestroika.

Kebijakan tersebut yang pada akhirnya memicu negara bagian Uni soviet memisahkan diri.  Selain itu terjadi guncangan ekonomi  minyak dunia yang berakibat menurunnya pendapatan bagi Uni Soviet. Pada akhirnya bulan Desember 1991 Uni Soviet dibubarkan. Dan negara-negara bagian dari Uni Soviet seperti, Armenia, Estinia,Kazakhstan, Rusia, Turkmenistan, Uzbekistan, Ukrania akhirnya memisahkan dan memerdekakan diri.

4. Vietnam

Vietnam merdeka tahun 1945, kemerdekaan diberikan oleh Perancis. Sebelum bersatu menjadi Republik Rakyat Vietnam. Justru Vietnam sudah terpecah menjadi dua wilayah. Vietnam Utara dan Vietnam Selatan. Kedua negara tersebut saling menyerang.

Dengan berbagai cara hingga meminta dukungan Amerika Serikat dan pada akhirnya Vietnam Selatan menyerah. Pada selanjutnya Ibu kota Vietnam utara yang dulu bernama Saigon berganti dengan nama Ho Chi Minh City. Dan bersatulah Vietnam di tahun 1975. Negara yang pecah karena perang ini justru akhirnya bersatu menjadi Republik Rakyat Vietnam.

5. Yugoslavia

Terjadi krisis politik di di tahun 1980-an Yugoslavia menjadi terpecah. Adanya isu yang tak kunjung selesai dan perang tersebut mempengaruhi Bosnia dan Herzegovina serta negara tetangga Kroasia. Hal itu pula terjadi akibat meninggalnya Josep Bros Tito. Negara tersebut makin tidak stabil secara ekonomi dan politik.

Itulah lima negara yang pecah karena perang. Perang dengan sesame wilayahnya sendiri atau perang dengan negara lain. Tentu sebuah peperangan bisa memecah sebuah negara selain itu pengaruh ekonomi dan politik negara tersebut juga bisa menyebabkan konflik.